Cyber Crime Masa Kini yang Perlu di Waspadai

Operator
Operator

30 Maret 2022

Cyber Crime Masa Kini yang Perlu di Waspadai

Kejahatan terus merebak di dunia ini. Bahkan tidak hanya kejahatan secara fisik, kejahatan cyber pun banyak sekali kasusnya. Kamu yang memiliki website ataupun asset dalam bentuk online, perlu mewaspadai beberapa penyerangan cyber yang mungkin terjadi. Banyak orang jahat yang menghalalkan segala cara untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan. Keamanan menjadi syarat utama sebelum kamu menyimpan asset berhargamu di dunia maya. Namun berbeda kejahatan, berbeda pula cara menyikapinya. Untuk itu, yuk ketahui apa saja kejatahan cyber yang harus kamu waspadai. Dalam postingan kali ini, Time Excelindo akan membahas satu per satu kejahata cyber yang sedang marak di dunia maya saat ini.

1. Malware

Malware merupakan singkatan dari Malicious Software atau perangkat lunak perusak. Malware ini bisa dikatakan sebagai ancaman yang paling banyak terjadi di dunia maya. Malware akan mencuri data / asset penting dari sebuah website, mengirimkan spam, dan menjadi distributor penjahat cyber lainnya untuk bisa mengakses situs tersebut. Beberapa jenis Malware yang seringkali muncul yaitu Trojan, Ransomware, Macro Virus, dan Spyware.

2. Phising

Pishing diambil dari kata “fishing” yang artinya memancing. Kejahatan Pishing ini dilakukan dengan cara mengelabui korbannya dengan mengirimi email palsu dengan alamat email menyerupai email dari sumber yang bisa dipercaya. Sehingga para korban akan dengan sukarela memberikan data atau assetnya yang berada di dunia maya tanpa mereka sadari.

3. Hacking

Hacking yang paling banyak dijumpai di dunia maya adalah mengambil alih sistem jaringan dari korban, menerobos masuk ke akun social media atau perbankan, mencuri data, mengintip data, dan masih banyak lagi. Sedangkan hacker merupakan orang yang melakukan aktivitas hacking, dan memiliki kemampuan untuk mengacak-acak sistem komputer serta membaca program tertentu untuk bisa masuk ke akun korban.

4. Denial Of Service (DoS)

Denial of Service merupakan serangan pertama yang akan dilakukan hacker untuk melumpuhkan website korban dengan cara meningkatkan traffic server website korban, sehingga menyebabkan terjadinya server overload. Ketika terjadi server overload ini, pengunjung tidak bisa lagi mengakses website korban. Setelah itu, saatnya hacker akan beraksi untuk melakukan kerjahatan selanjutnya, seperti session hijacking.

5. Drive-by Attack

Drive by Attack merupakan serangan awal sebelum malware menyerang. Hacker akan mencari website dengan sistem keamanan rendah untuk dimasukin kode-kode tertentu di dalam kode http atau php website tersebut. Malware yang digunakan untuk menyerang akan disisipkan dalam kode-kode tersebut, sehingga bisa sewaktu-waktu terinstall di komputer korban.

6. SQL Injection

SQL Injection adalah serangan yang dilakukan oleh hacker dengan cara masuk dan menyerang database server korban dengan cara memanfaatkan sedikit celah keamanan database, lalu memasukkan beberapa perintah SQL ke database server korban. Setelah masuk ke Database server korban, hacker bisa saja mengambil, mengubah, dan menyalahgunakan data yang ada dalam database tersebut.

7. Man in the Middle (MitM)

Serangan MitM ini juga sangat berbahaya jika menyerang websitemu. Dalam serangan ini, hacker mampu masuk ke dalam jalur komunikasi antara website dan server korban. Sehingga ketika ada transfer data dari website ke server, hacker pun akan mengetahuinya. Setelah website berhasil dilumpuhkan, pada hacker akan merubah alamat IP komputer korban dengan IP komputer si hacker. Dengan demikian, hacker bisa dengan bebas mengambil data korban.

8. Cross-site Scripting

Hacker akan mencari website dengan sistem keamanan rendah, lalu memasang script tertentu menggunakan malicious javascript ke dalam website korban. Script tersebut dapat mengakses cookie, data-data penting, session token, dan asset yang disimpan dalam database website tersebut. Selain itu, hacker juga bisa mengambil data email, username, password, hingga data pribadi pengunjung yang berkunjung ke website korban tersebut. Sehingga tidak hanya pemilik web saja yang dirugikan, pengunjung pun terkena imbasnya.

Dan masih banyak lagi Cyber Crime di dunia maya. Setelah mengetahui beberapa kejahatan cyber tersebut, kamu harus lebih berhati-hati lagi ketika akan men-share informasi penting atau menyimpan data penting di dalam database atau cloud. Karena kita tidak pernah tau siapa saja yang bisa masuk dan mengambil asset penting kita tersebut.


Artikel Lainnya

Tertarik Untuk Kerjasama?

Tingkatkan kinerja perusahaan anda dengan konektivitas yang lebih mudah serta cepat

Kirim Pesan