Evolusi Jaringan Internet dari Masa ke Masa

Operator
Operator

10 Februari 2022

Evolusi Jaringan Internet dari Masa ke Masa

Kita hidup pada zaman dimana tidak ada internet akan membuat kita seperti berada di dalam Goa yang gelap. Internet merupakan segalanya. Jika dulu ada pepatah “Buku adalah Jendela Dunia”, saat ini menjadi “Internet adalah Jendela Dunia”. Kita bisa mencari berbagai macam informasi di internet, tanpa ada Batasan apapun. Tapi, taukah kamu? Internet sebenarnya sudah ada pada jaman dahulu?

Internet berawal dari Departemen Pertahanan Amerika Serikat yang membangun jaringan internet pada tahun 1969 dan diberi nama ARPANET (Advanced Research Project Agency Network). Dalam penelitian ini, mereka meneliti bagaimana pengaruh hardware dan software komputer yang berbasis UNIX Ketika melakukan komunikasi jarak jauh melalui saluran telepon. Aturan untuk menguji kehandalan dan seberapa besar informasi dapat dipindahkan itulah yang menjadi awal mula pembangunan protocol yang saat ini dikenal dengan nama TCP/IP.

Lalu, bagaimana jaringan internet berkembang di Indonesia? Kita bahas satu per satu yuk..

1. Dial Up

Koneksi internet yang muncul pertama kali di Indonesia yaitu Dial Up. Koneksi internet ini bisa dinikmati di Indonesia pada tahun 1994. Kecepatan pada layanan dial up ini mencapai 56 Kbps dan sambungan internetnya menggunakan saluran telepon. Pada waktu itu ISP yang menawarkan jaringan Dial Up ini yaitu IndoNet.

2. ASDL (Asymmetric Digital Subscriber Line)

Merupakan teknologi komunikasi data yang menggunakan kabel tembaga telepon dam memiliki transmisi data yang lebih cepat. Teknologi ini salah satu bentuk dari teknologi subscriber line yang memungkinkan teknologi komunikasi data dapat mentransmisi data lebih cepat dengan kabel tembaga telepon. Kecepatan internet yang didapatkan dari ASDL ini berkisar antaran 256 Kbps hingga 8 Mbps.

3. GPRS (General Packet Radio Service)

GPRS juga biasa disebut teknologi 2,5G. pertukaran informasi dan data sudah bisa diterapkan di telepon genggam dengan kecepatan akses mencapai 115 kbps. Sistem GPRS ini dapat mentransfer data seperti email, gambar (MMS), Wireless Application Protocol (WAP), atau World Wide Wap (WWW). Berawal dari GPRS ini juga, social media mulai dugunakan.

4. EDGE (Enhance Data Rate for GSM Evolution)

Setelah munculnya GPRS, kembali hadir teknologi yang datang menjawab kebutuhan masyarakat akan kecepatan akes data. Namun jaringan ini masih belum bisa memuaskan user. Meskipun kecepatan datanya sudah mencapai 384 Kbps, koneksinya dinilai masih terhitung lambat.

5. Third Generation Technology / 3G

Jaringan 3G merupakan jaringan standar Interanasional yang diterapkan khusus untuk smartphone. Bersamaan dengan berkembangnya smartphone, jaringan 3G dikembangkan ke jaringan GSM dan CDMA. Namun kecepatan akses datanya masih sama dengan EDGE, yaitu 384 Kpbs.

6. HSDPA (High Speed Downlink Packet Access) / 3,5G

Gebrakan baru muncul setelah adanya jaringan HSDPA atau H+. Munculnya jaringan ini diharapkan mampu mendongkrak kebutuhan masyarakat akan mobile internet meliputi Video Clip, Music, Game, video Conference, mobile TV dan streaming. Kecepatan yang dihasilkan dapat mencapai 7,2 Mbps.

7. 4G LTE (Long Term Evolution)

Jaringan 4G LTE ini lah yang kita gunakan gingga saat ini. Teknologi ini bahkan memiliki kecepatan internet hingga 72 Mbps dan merupakan jaringan pita lebar ultra untuk alat elektronik seperti smartphone, modem USB, dan juga laptop.

Nah, itu tadi beberapa perkembangan teknologi yang ada di Indonesia. Seperti yang kita ketahui Bersama, mulai muncul teknologi jaringan 5G yang nantinya akan membuat netizen lebih puas berselancar di dunia maya. Tidak sabar menunggunya bisa diakses di mana saja kan?


Artikel Lainnya

Tertarik Untuk Kerjasama?

Tingkatkan kinerja perusahaan anda dengan konektivitas yang lebih mudah serta cepat

Kirim Pesan