Gaya Baru Berselancar di Dunia Maya dengan Cahaya Lampu

Mampukah kita satu hari hidup tanpa ada internet? Sebagaian orang mungkin mampu, dan sebagian yang lain tidak. Jangankan satu hari, dalam waktu beberapa jam saja tanpa adanya internet terkadang membuat kita ketinggalan banyak informasi. Internet sudah menjadi kebutuhan utama bagi generasi milenial. Dimulai dari aktivitas bangun tidur, hal pertama yang dicari adalah smartphone. Berselancar tanpa mengenal waktu, apalagi jika menemukan hal baru yang menarik, kita sampai lupa untuk beristirahat dan meletakkan gadget kita. Namun mengingat harga paket data yang masih cenderung mahal, kita lebih suka menggunakan koneksi internet menggunakan jaringan WiFi. WiFi dipilih karena mampu menekan biaya lebih murah apabila dipakai tidak hanya oleh satu user. 
Selain memasang koneksi internet di dalam rumah, ada juga pilihan menggunakan fasilitas free wifi yang saat ini sudah menjalar banyak di tempat umum di Indonesia. Banyak dari kita yang juga sengaja datang ke Perpustakaan hanya untuk menumpang berselancar, atau nongkrong berjam-jam di sebuah café meskipun hanya memesan 1 gelas es teh untuk mendapatkan koneksi internet gratis. Atau bahkan meminta teman kita untuk membagikan koneksi mereka ke kita? Tentunya pernah dong ya melakukan hal-hal tersebut untuk sekedar mendapatkan koneksi internet agar kita tidak ketinggalan. Hal ini menandakan bahwa internet ini memang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari.  
Namun, adakah jaringan internet yang lebih mudah didapatkan dari pada harus datang ke suatu café atau perpustakaan? Tentu saja ada. Pengembangan jaringan internet kini telah sampai pada pemanfaatan barang-barang yang ada di sekeliling kita, orang-orang biasa menyebutnya IoT. IoT merupakan sebuah konsep yang bertujuan untuk memperluas manfaat dari konektivitas internet yang tersambung secara terus-menerus dengan memanfaatkan suatu benda. Pemanfaatan IoT sendiri bisa menggunakan benda-benda yang akrab kita gunakan, seperti peralatan dapur, peralatan kerja, atau bahkan lampu bohlam. Siapa sangka lampu bohlam bisa menjadi media untuk pemancar jaringan internet? Teknologi LiFi atau Light Fidelity ini merupakan inovasi baru yang dikabarkan bisa menghasilkan jaringan internet hanya dengan cahaya lampu. Menarik bukan? hanya dengan perantara lampu bohlam, kita sudah bisa menikmati lancarnya jaringan internet.

Bahkan, jaringan internet menggunakan LiFi ini memiliki kecepatan akses 10 kali lebih cepat dari WiFi. Tentu sangat menyenangkan ketika kita akan mendownload film atau file berukuran besar tanpa harus menunggu lama. Cukup berada di ruangan yang sudah menggunakan LiFi, kita bisa mendapatkan akses mudah untuk berselancar di dunia maya maupun mencari informasi-informasi menarik di internet. Namun meskipun demikian, LiFi ini juga memiliki kekurangan. Ketika cahaya yang datang minim, maka sinyal jaringan pun juga ikut berkurang juga. Sehingga dalam penggunaannya pun LiFi tetap membutuhkan sinar sorot lampu yang benar-benar terang. Lalu kapan LiFi bisa digunakan secara masal? Kita tunggu saja kabar baiknya.