Meeting Online Solusi Bisnis Selama Covid-19

Pandemic Covid-19 ini memang banyak merugikan berbagai lapisan masyarakat. Namun dibalik itu semua, ada pula yang berhasil memanfaatkan keadaan untuk berbisnis seperti pembuatan media meeting online. Tentunya meeting online ini sangat dibutuhkan oleh berbagai perusahaan yang menerapkan Work from Home (WfH) untuk para karyawannya. Untuk mempermudah komunikasi antar karyawan, maka dibutuhkan sebuah media untuk meeting seperti Video Conference. Beberapa penawaran pun muncul dari berbagai start up baru yang mendirikan bisnis video converence ini. Mereka berlomba-lomba memberikan penawaran harga terbaik, yang tentunya dengan keamanan dan kemudahan dalam penggunaannya.

Berbagai Video Conference yang menjadi viral dan laku di kalangan pebisnis ini antara lain Zoom Cloud Meeting, Cisco Webex Meetings, Google Hangout Meets, Jitsi Meet, dan juga Skype. Masing-masing media video converence tersebut pun memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing yang akan kita uraikan berikut ini:

  1. Zoom Cloud Meeting

Zoom Cloud Meeting seperti yang kita tahu, akhir-akhir ini sedang booming karena paling banyak digunakan oleh industri maupun perusahaan baik di Indonesia maupun di luar negeri. Banyak yang menggunakan Zoom Cloud Meeting ini karena aplikasinya yang user friendly dan mudah diakses oleh banyak orang. Zoom Meeting memberikan akses meeting gratis untuk 100 partisipan dengan limit waktu 40 menit saja. Namun tentunya waktu 40 menit tidak cukup untuk meeting di perusahaan-perusahaan besar. Maka Zoom pun menawarkan paket premium yang harganya berkisar mulai dari $14,99 per bulannya. Cukup murah dan mudah bukan?

Setiap media pasti memiliki kekurangan. Zoom Meeting dikenal masih kurang dalam hal security data-nya. Bagaimana tidak, pendiri Zoom Meeting Eric Yuan pun tidak menyangka hasil karyanya akan banyak diakses oleh banyak orang dalam waktu singkat. Sehingga keamanan dalam Zoom Meeting ini pun belum ditingkatkan lebih tinggi lagi. Masih banyak pencurian data yang terjadi melalui Zoom Meeting di awal-awal boomingnya aplikasi ini. Namun seiring berjalannya waktu, keamanan Zoom Meeting pun sudah ditingkatkan dan kalian tidak perlu khawatir lagi Ketika menggunakan aplikasi ini untuk meeting.

  1. Cisco Webex Meetings

Cisco Webex Meetings sudah muncul jauh lebih dulu dibandingkan Zoom Meeting. Cisco Webex Meetings launching pada tahun 2018. Berbeda dengan Zoom Meeting yang membatasi waktu meeting-nya, Cisco Webex Meetings memberi kebebasan waktu dalam penggunaannya. Hanya saja partisipan yang bisa mengikuti meeting di aplikasi ini juga hanya 100 partisipan saja. Tentunya aplikasi ini juga menjadi pilihan para perusahaan untuk meeting dengan karyawannya. Cisco Webex Meetings juga memiliki kekurangan yang terkadang mengganggu jalannya meeting, seperti membutuhkan koneksi internet yang tinggi. Jika koneksi internet tidak stabil, video conference akan mudah terputus. Audio yang dihasilkan pun tidak jernih atau banyak noise jika koneksi internet lambat.

  1. Google Hangout Meets

Google juga meluncurkan media untuk video conference yang popular lebih dahulu dibandingkan video conference lainnya. Google Hangout Meets merupakan salah satu opsi yang diberikan oleh Google untuk meeting online. Google Hangout ini sebenarnya sudah ada sejak tahun 2013. Namun platform ini masih belum banyak digunakan oleh pengguna internet.

Dari segi keamanan, Google Hangout Meets menawarkan keamanan yang lebih dibandingkan Zoom Meeting. Google Hangout Meets juga memiliki keunggulan lain seperti bisa melibatkan 250 partisipan per panggilan. Google juga menggeratiskan platform ini mulai tanggal 1 Maret hingga 30 September 2020 untuk membantu perusahaan-perusahaan maupun sekolah selama pandemic Covid-19 ini.

  1. Jitsi Meet

Opsi selanjutnya untuk Anda yang sering menggunakan media video conference untuk meeting adalah Jitsi Meet. Jitsi Meet telah menambah keamanan dengan video yang dienkripsi penuh dan tidak memungut biaya sepeserpun dari penggunanya. Bahkan dalam penggunaannya, Jitsi Meet tidak membutuhkan daftar akun, karena untuk mengikuti meeting online pun partisipan hanya perlu mendapatkan URL untuk masuk ke meeting room tersebut. Sama halnya dengan video conference lainnya, Jitsi Meet juga bisa share screen untuk mempermudah Anda dalam presentasi. Namun Jitsi Meet juga memiliki kekurangan, yaitu hanya bisa melibatkan 75 partisipan saja dalam 1 kali meeting.

 

Nah, itu tadi beberapa opsi yang bisa Anda gunakan untuk mempermudah pertemuan dengan karyawan dalam perusahaan maupun siswa di Lembaga Pendidikan tanpa harus keluar rumah. Cukup mudah bukan, perkembangan teknologi saat ini. Anda bisa memilih berbagai opsi tersebut dengan bijak dan disesuaikan dengan keamanannya saat ini.