Posisi Pekerjaan yang dibutuhkan Perusahaan Bidang Software Development

Pekerjaan di bidang IT memang paling banyak dibutuhkan saat ini. Apalagi di era Revolusi Industri 4.0, teknologi berkembang sangat pesat. Orang dengan skill IT banyak dicari perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang Teknologi maupun Software Development. Mengolah data secara manual pun sudah mulai banyak ditinggalkan. Karena selain faktor manusia yang kurang teliti, penggunaan aplikasi untuk olah data jauh lebih mudah dilakukan. Manajemen file yang dibuat secara otomatis oleh aplikasi pun memudahkan penggunanya untuk mencari informasi tersebut di kemudian hari. Melihat banyaknya kebutuhan perusahaan akan SDM di bidang Teknologi Informasi pun berimbas pada kampus-kampus yang pada akhirnya menerapkan teknologi di dalamnya. Nah, untuk Anda yang ingin bekerja di perusahaan Software Development dan masih bingung memilih jurusan IT apa yang cocok dengan minta dan bakat Anda, Yuk kita ulas satu persatu posisi apa saja sih yang dibutuhkan di perusahaan IT?

  1. Programmer

Programmer merupakan kunci dari sebuah perusaahaan yang bergerak di bidang Software Development. Programmer adalah orang yang memiliki job menulis, menguji, memperbaiki, maupun maintenance kode-kode dalam Bahasa pemograman hingga bisa menjadi sebuah aplikasi. Profesi programmer menjadi trend saat ini karena selalu dicari oleh perusahaan-perusahaan di bidang IT. Ada macam-macam programmer seperti Mobile App Programmer, Web Programmer, dan juga Game Programmer. Gaji yang diberikan untuk seorang programmer pun tidak main-main. Tentunya dengan gaji yang besar, beban menjadi programmer ini pun tidak mudah. Jadi untuk Anda yang serius untuk terjun di dunia IT, menjadi Programmer bisa menjadi pertimbangan anda.

  1. Database Administrator

Pekerjaan IT yang paling banyak dicari kedua setelah Programmer adalah Database Administrator. Database administrator bertugas sebagai orang yang mendesign database, mendefinisikan struktur database, menyimpan database, serta memberikan akses kepada user untuk bisa mengakses data tersebut. Peranan Database Administrator ini juga sangat penting, karena aplikasi tanpa ada database tentu tidak bisa diakses. Database Administrator juga bertanggungjawab mendokumentasikan setiap pekerjaannya agar mudah dilanjutkan oleh DBA setelahnya.

  1. System Analyst

Jika programmer merupakan pekerja di balik layer, System Analyst lah yang ada di depan layer. Orang yang berada di posisi System Analyst ini yang akan menjembatani antara client dengan staff IT. System Analyst bertugas untuk menganalisis permasalahan yang ada pada system client yang lama, kemudian mencari solusi untuk system yang baru berdasarkan kebutuhan client. System Analyst juga yang akan mengembangkan produk tersebut, mengimplementasikannya dan juga melakukan pengujian terhadap system yang telah selesai di buat.

  1. Security Engineer

Jika aplikasi yang dibuat dikonfigurasi dengan server, maka dibutuhkan Security Engineer. Security Engineer bertugas untuk menjaga, memperbarui security, dan mengecek security secara berkala agar terhindar dari serangan hacker. Security engineer juga harus bisa melindungi data-data yang ada di server maupun database, agar tidak dicuri oleh hacker yang merusak data tersebut. Untuk itu diperlukan keahlian seperti memahami keamanan system, konfigurasi firewall, terbiasa menggunakan Linux, dan masih banyak lagi.

  1. UI/UX Designer

Tidak mungkin sebuah aplikasi ditampilkan dalam bentuk Bahasa pemograman saja. Tentunya bagi orang awam yang tidak memahami Bahasa pemrograman akan bingung menggunakannya. Untuk itu diperlukan adanya UI/UX Designer. UI/UX Designer bertugas untuk membuat tampilan aplikasi yang user friendly sehingga aplikasi tersebut mudah untuk digunakan oleh user. Seorang UI/UX Designer harus memiliki sense of art yang baik, dapat memadu padankan warna, font, gambar, dan layout yang nyaman dipandang oleh user. Karena tampilan aplikasi ini lah yang menjadi penilaian utama para user.

  1. Quality Assurance

Sebelum aplikasi di distribusikan ke client, aplikais tersebut akan di uji coba oleh seorang Quality Assurance. QA berkewajiban untuk memonitoring, mengujicoba, dan juga memeriksa aplikasi yang sudah jadi dan memastikan semua fungsi aplikasi tersebut dapat berjalan dengan semestinya. Sehingga seorang QA harus benar-benar teliti dalam mengujicoba produk tersebut. Mencari bug yang ada di produk tersebut sebelum sampai ke tangan client.

 

Nah, itu tadi beberapa pekerjaan yang dibutuhkan di perusahaan bidang Software Development. Untuk Anda yang sedang bingung mencari pekerjaan apa yang cocok dengan skill Anda, mungkin Anda bisa mempertimbangkan beberapa posisi pekerjaan untuk Software Development tersebut.